Macam- macam jenis sepeda balap (road bike) yaitu : 1. Touring bicycles yaitu sebuah sepeda jalan raya yang dirancang untuk tur sepeda nyaman dan kuat mampu membawa beban berat. 2. Hybrid bicycles atau biasa disebut sepeda hybrid yaitu sepeda untuk berbagai tujuan rekreasi dan utilitas. Merupakan gabungan antara sepeda road dan sepeda gunung. Meridamenghadirkan Sepeda REACTO 5000 ULT 54 TEAM untuk melengkapi kebutuhan para penggemar sepeda road bike. Sepeda road bike dari Merida ini dirancang khusus dengan rangka super ringan dari bahan carbon CF3. Dilengkapi group set Shimao Ultegra dengan 11 kecepatan, memungkinkan Anda dapat melaju dengan kecepatan tinggi saat bersepeda. CSTBan Luar 700 x 25c Untuk Sepeda Road Bike. CST Ban Luar 700 x 25c merupakan ban luar asal China, bermaterial karet dengan jenis kawat. Dengan ETRTO 25-622 dan tekanan ban min-max. hingga 100 PSI (685 kpa/6.8 bar).CST Ban Luar ini cocok untuk sepeda balap (road bike) berukuran ban 700 inci dengan lebar 25c.Ban ini sangat ekonomis yang bisa menjadi andalan Anda untuk kegiatan commuting atau Bandengan TPI tinggi (misalnya 100TPI) biasanya memiliki high rooling lebih baik. Contoh sepeda Roadbike umumnya mengunakan TPI tinggi/besar dengan tekanan angin tinggi. Michelin mengunakan 110 TPI untuk band roadbike tipe Pro3 Race. Ban dengan TPI tinggi umumnya lebih lentur. dan memiliki keunggulan ketika berbelok. Perawatansepeda lipat harus dilakukan secara teratur agar awet dan performanya tidak turun. - Halaman 3 Berapatekanan angin yang ideal? Road Bike biasanya membutuhkan 80 - 130 psi (pounds per square inch); MTB di kisaran 25 - 35 psi; sementara sepeda hybrid antara 40 - 70 psi. Mar 1, 2021 TahuUkuran Ban yang Dibutuhkan - Dimensi Ukuran ban standar untuk sepeda dewasa seperti sepeda gunung, hibrid dan lain lain biasanya antara 26 atau 27 inch, yang merupakan ukuran luar diameter ban. Sekarang roda ban berukuran metric, antara 650 mm atau 700 mm umumnya. BMX biasanya 20 inch. JPeZqg. Road Bike atau sepeda balap merupakan salah satu alat olahraga yang sangat diminati oleh masyarakat. Dengan bersepeda seseorang tidak hanya berolahraga, tetapi juga menikmati kesenangan berpetualang. Anda bisa menemukan banyak komunitas bersepeda, terutama di kota-kota besar. Namun, faktanya masih banyak orang yang cukup memahami syarat dalam pemilihan sepeda jenis road bike. Karena pada umumnya orang membeli sepeda melalui rekomendasi atau dari review produk yang sedang populer saja. Karena itu, kami menyajikan artikel mengenairoad bike paling nyaman untuk jalanan di Indonesia lengkap dengan harga serta ulasannya. Namun sebelumnya, kami akan berbagi pengetahuan tentang road bike berikut dengan cara perawatannya. Kenali jenisroad bikedan pilih yang sesuai dengan kebutuhan Anda Anda harus memahami betul mengenai kebutuhan dalam penggunaan road bike. Setidaknya ada dua jenis road bike standar yang harus Anda pertimbangkan sebelum melakukan pembelian, yakni jenis endurance dan competitive. Endurance Road Bike merupakan jenis terbaik untuk Anda yang menyukai bersepeda dalam jangka waktu lama dan jarak yang panjang. Sepeda tipe endurance didesain nyaman saat dikendarai. Oleh karena itu, Anda tidak akan cepat lelah ketika meng-gowes kemanapun. Tipikal sepeda endurance adalah top-tube angle-nya sedikit lebih tinggi dari racing road bike. Dengan tipe frame tersebut, Anda tidak perlu terlalu membungkuk atau berada di posisi racing. Pada bagian head-tube-nya pun umumnya memiliki panjang sedikit diatas rata-rata. Beberapa produk road bike biasanya akan menerapkan fitur anti goncang pada sepeda. Dan fitur ini akan sangat membantu Anda ketika bersepeda di tipikal jalanan Indonesia yang terkadang tidak terlalu rata. Ukuran ban sepeda juga biasanya akan sedikit lebih ramping dari tipe universal. Kemudian, Competitive Road Bike merupakan jenis sepeda standar untuk kompetisi. Keunggulan dari jenis ini adalah, baik material atau geometri road bike dibuat se-aerodinamis mungkin. Selain itu, sepeda jenis competitive juga di buat sangat ringan, bahkan beberapa produk memiliki berat dibawah 10Kg tergantung kebutuhan. Umumnya road bike jenis competitive memiliki rangka yang sangat tipis, dan velg yang lebar. Tipe head-tube-nya pun dibuat sependek mungkin, serta top-tube angle-nya dibuat lebih rendah. Sepeda tipe ini memang didesain untuk dapat mencapai top-speed secara konsisten. Perhatikan jenis frame dan ukuran geometri Menentukan ukuran frame dari road bike merupakan hal paling mendasar yang harus Anda pahami betul. Jenis dan ukuran frameakan disesuikan dengan tinggi badan sertan panjang jangkauan kaki dari pengendara. Menurut beberapa data hasil riset, tinggi rata-rata orang Indonesia adalah 168 cm hingga 172 cm. Namun, mungkin Anda akan sedikit bingung, karena dalam spesifikasi produk umum menggunakan istilah feet. Secara umum, ukuran frame terbaik untuk orang Indonesia berada pada kisaran 50 cm – 54 cm. Kesalahan dalam pemilihan frame akan membuat Anda tidak nyaman ketika sedang berkendara. Hasilnya, kemampuan berakselerasi dan bermanuver akan menurun dengan drastis. Selain itu, harga part seperti frame sebetulnya cukup mahal. Oleh karena itu, silahkan memilih dengan cermat dan berhati-hati. Cara merawat dan menjaga performa road bike Supaya road bike Anda tetap prima dan berada di kondisi terbaik, sangat disarankan untuk melakukan maintainance atau perawatan secara rutin dan berkala. Berikut cara perawatan sederhana road bike yang bisa Anda lakukan di rumah Usahakan untuk memeriksa tekanan ban sepeda secara berkala, dan pastikan tekanan ban sudah dalam keadaan ideal. Road bike memiliki ukuran ban yang kecil dan velg tipis, kelalaian pada bagian ini dapat menyebabkan kerusakan yang tidak kecil atau bisa juga sebagai penyebab kecelakaan di jalan raya. Jangan lupa memeriksa kondisi kekecangan dan posisi baut as roda. Terutama bagi Anda yang menggunakan tipe sepeda quick release. Tidak terbayangkan jika roda tiba-tiba lepas saat Anda sedang berada di top speed atau sedang menuruni rute pegunungan. Pastikan untuk memberi perhatian cukup pada rem dan shifter. Ini merupakan bagian yang paling sering digunakan serta bagian yang paling sering mengalami aus. Ketika mencuci road bike, harap menghindari penyemprotan air pada bagian sensitif seperti shifter, kabel rem, dan komponen hub. Sebab, Anda mungkin secara tidak sadar membuat kotoran justru masuk ke dalam komponen tersebut. Sesekali periksa bagian velg untuk mengukur tingkat kelurusannya. Terkadang sepeda yang sering digunakan akan mengalami bengkok atau perubahan posisi pada bagian velg. Hal tersebut akan menjadi sangat fatal bila tidak segera ditangani. 10 Road bike paling nyaman untuk jalanan di Indonesia Jika Anda telah memahami hal-hal diatas, yang diperlukan hanyalah sedikit riset mengenai jenis sepeda yang akan digunakan. Berikut ini rekomendasi beberapa merek dan jenis road bike yang paling sesuai untuk jalanan di Indonesia 10. Camp Impala Shimano 105 Road Bike Harga Rp Saatnya menguji top speed Anda di jalanan kota dengan 2×11 Speed Camp Impala 105 Anda tidak akan percaya bahwa Impala 105 merupakan road bike berjenis endurance. Sepeda ini menggunakan speed goupset 105 dari perusahaan onderdil terbaik di Asia, Shimano. Anda akan bisa dengan mudah melibas jalanan kota dan mencapai top speed dalam waktu singkat. Jenis material yang digunakan pada frame adalah hydroform alloy yang sangat ringan dan kuat. Anda juga akan dipuaskan dengan wheelset 700c LUCE 40mm, yang sudah umum digunakan untuk racing road bike. Impala 105 mungkin akan menjadi low-price road bike terbaik dikelasnya. Walaupun spesifikasi sepeda ini mirip dengan kelas racing, namun Impala 105 tetap memiliki keunggulan dari kelas endurance. Yakni, sepeda yang nyaman digunakan dalam waktu lama. Anda bisa membeli road bike ini di Lazada. 9. Pacific Primum Road Bike Harga Rp Taklukkan rute perbukitan tersulit di Indonesia dengan Pacific Primum Bagi Anda yang menyukai tipe jalanan dengan tanjakan, mungkin Primum akan menjadi pilihan menarik. Selain memiliki head tube yang pendek serta top tube angle cukup rendah, road bike ini juga hanya memiliki berat dengan frame Carbon R03 700C. Geometri Pacific Primum didesain untuk mengatasi perbedaan elevasi yang tidak konsisten khas rute perbukitan. Anda bisa mencoba melakukan time trial untuk membuktikan ketangguhan road bike ini di jalur tanjakan. Ciri yang paling mencolok dari sepeda ini adalah penerapan internal cable pada itu, Primum juga menggunakan ban Michelin Dynamic Sport 700Cx25 yang sangat ringan dan memiliki grip yang bagus. Anda bisa membeli road bike ini di Shopee. 8. Shcoll Police 911 Road Bike Harga Rp Tetap stabil menembus coast route dengan Scholl Police 911 Jalur pantai merupakan rute favorite untuk diarungi, selain indah, angin dan aroma laut kerap membuat para rider. Namun, tingkat kesulitan rute ini justru diatas rata-rata. Oleh karena itu, Anda membutuhkan road bike dengan tipe sejenis Police 911. Struktur geometri Scholl Police 911 memang dirancang untuk dapat memecah dinding angin yang tebal. Police 911 memiliki berat total 14Kg, dan menggunakan frame Hydrofoam Alloy serta ban Kenda 700C x 23. Anda bisa membeli road bike ini di Shopee. 7. Polygon Divine R5 – 43 Road Bike Harga Rp Sekarang jalanan juga milik kalian, girls! Alasan mengapa perempuan kurang nyaman menggunakan road bike adalah, karena geometri sepeda kebanyakan memang didesain untuk laki-laki. Akan tetapi, sekarang Anda juga bisa ikut menikmati sensasi riding melawan batas dengan Polygon Divine R5. Divine R5 telah dibuat khusus untuk nyaman digunakan perempuan Asia. Geometri Divine R5 jauh lebih kecil dari rata-rata road bike lain. Ukurannya sendiri tersedia direntang 43 – 49, dengan effective seat tube Sementara rentang head tube length-nya adalah 115 – 135 dan effective top tube ETT 525 – 543. Anda bisa membeli road bike ini di Blibli. 6. Pacific Tractor Road Bike Harga Rp Jadilah rider pertama yang mencapai puncak di mountain route dengan Pacific Tractor Hal yang dibutuhkan untuk menaklukkan rute pegunungan adalah teknik handling sempurna, jumlah cadence konsisten, dan road bike yang tepat. Pacific Tractor didesain khusus untuk memaksimalkan endurance dari rider supaya dapat mengeluarkan semua potensinya. Pacific Tractor memiliki frame yang sangat ramping, dengan material alloy 6061 yang tahan segala cuaca. Sepeda ini juga sangat cocok untuk melatih endurance Anda sebelum turun di perlombaan yang sesungguhnya. Anda bisa membeli road bike ini di Lazada. 5. United Stygma 22 Speed Road Bike Harga Rp Cetak rekor top speed dengan teknologi yang lebih garang dan aerodynamic United Stygma 22 hadir untuk Anda yang suka menguji dan mencatat rekor top speed baru di setiap kesempatan. Road bike satu ini dibuat komposisi dengan fokus pada kecepatan dan pencapaian akselerasi terbaik. Selain didesain untuk flat route, Stygma 22 juga bisa digunakan dengan nyaman di daerah tanjakan tipikal hill atau mountain route. Seperti tipe racing road bikelain, groupset yang digunakan adalah Shimano 105 R7000. Selain itu, Anda bisa melakukan kombinasi shifting dengan sangat mudah. Jika melihat dari kombinasi geometri, spesifikasi, dan fitur, tidak salah lagi road bike ini jelas bertipe all-rounder. Anda bisa membeli road bike ini di Lazada. 4. Trek Emonda SL 5 Limited Edition Road Bike Harga Rp Meluncur dan capai top speed di jalur paling berangin di Indonesia! Emonda SL 5 tidak salah lagi tipikal road bike terbaik untuk jalur flat dan turunan curam. Struktur geometri dan teknologi yang diterapkan pada sepeda ini memang dikhususkan untuk membelah angin. Walaupun cukup berat, Emonda SL 5 sebetulnya menggunakan frame Ultralight 500 OCLV. Jenis material ini termasuk yang terbaik di kelas light frame atau rangka ringan. Selain itu, bahan OCLV sudah teruji sangat kuat dan tahan terhadap berbagai jenis cuaca dan iklim. Sedangkan untuk groupset, Emonda SL 5 tetap menggunakan Shimano 105, dengan kombinasi Bontrager. Khusus untuk ban, road bikeini menggunakan Bontrager R1 Hard-Case Lite 700 x 25c. Sebuah kombinasi yang tidak biasa untuk sepeda non-custom. Anda bisa membeli road bike ini di Shopee. 3. Thrill Ardent 3 Road Bike Harga Rp Road Bike terbaik untuk para beginner yang ingin mencoba posisi all-rounder Bila Anda masih cukup awam dengan dunia road bike dan ingin mulai hobi bersepeda, maka Ardent 3 sangatlah recommended. Sepeda ini menggunakan groupset Shimano Claris yang biasa dipasang pada road bike kelas beginner. Sepeda ini juga sesuai untuk dipakai laki-laki atau perempuan. Dengan tipe frame yang berbentuk oval dan head tube length yang cukup panjang, tentu akan sangat nyaman dipakai siapa saja. Apabila Anda menggunakan Ardent 3 ini untuk bersepeda santai bersama teman atau keluarga, pasti tidak akan menjadi pilihan yang mengecewakan. Anda bisa membeli road bike ini di Lazada. 2. Ridley Fenix SL FSL – 01 Dm Road Bike Harga Rp Taklukkan semua jenis rute dengan Ridley Fenix SL FSL – 01 Dm 105 5800 All-Rounder Anda tidak perlu ragu lagi! Fenix 5800 merupakan salah satu road bike terbaik bertipe all-rounder yang bisa Anda temukan dipasaran. Sepeda ini sangat sempurna untuk Anda yang bermaksud memacu hingga top speed di semua jenis jalur, baik flat, hill, maupun mountain. Walaupun bertipe all-rounder road bike, Fenix 5800 sangat disarankan untuk para sprinter yang suka adu top speed di jalur flat. Sebab sepeda ini memiliki endurance yang sangat baik, dan Anda juga bisa mengatur cadence dengan lebih konsisten. Anda bisa membeli road bike ini di Lazada. 1. Ridley Fenix Alluminium Full Shimano 105 Road Bike Harga Rp Road Bike tipe endurance classy namun garang persembahan Ridley Fenix Series Fenix A 105 mungkin road bike yang paling sempurna untuk Anda penggemar endurance type. Ciri paling khas dari sepeda ini adalah penggunaan Aluminium 7005 Triple Butted pada frame yang sangat menyolok. Sedangkan untuk bagian groupset, Fenix A 105 menggunakan parts dari Shimano. Penggunaan wheelset dari Fulcrum Racing Sport sengaja dipilih untuk meningkatkan level aerodynamic dari Fenix A 105 untuk berakselerasi. Selain itu, wheelset jenis ini memiliki durabilitas dan performa yang sangat baik, serta cukup ringan. Fenix A 105 menggunakan shifter Shimano 5800 11 Speed. Tentu, akan cukup memuaskan Anda yang suka bermain kombinasi shifting untuk mempertahankan cadence di tanjakan. Untuk tipikal road bike non-kompetisi, specs sepeda ini sudah lebih dari cukup. Anda bisa membeli road bike ini di Tokopedia. Kesimpulan Sebelum membeli road bike, setidaknya Anda harus menentukan terlebih dahulu tujuan pembelian. Jangan sampai memilih endurance road bike untuk kebutuhan kompetisi atau sebaliknya. Sebab perbedaan spesifikasi dan kemampuan kedua jenis ini cukup signifikan. Pastikan memilih ukuran frame yang tepat untuk anatomi tubuh Anda. Sebab, Anda tidak bisa mengeluarkan potensi terbaik bila spesifikasi tidak sesuai dengan ukuran badan dan karakter pemakai. Apabila Anda baru saja mulai hobi atau kegiatan road biking. Sebaiknya Anda memilih produk jenis endurance atau all rounder sebagai sepeda latihan sebelum naik ke level yang lebih tinggi. Beberapa sepeda yang layak dicoba adalah produk dari Ridley dan Thrill yang memiliki harga terjangkau dan performa yang baik. Khusus untuk Anda yang memiliki kesukaan atau karakter sebagai sprinter. Anda bisa memilih produk road bike, seperti United dan Trek. Sebab, spesifikasi dari sepeda merek ini memang dibuat untuk dapat melaju cepat di jalur flat. Lalu untuk Anda yang memiliki karakter sebagai climber dan memiliki kemampuan ditanjakan, Anda sebaiknya memilih road bike produk dari Pacific. Dengan kombinasi frame, material, serta sistem shifting yang baik, Anda dapat dengan lebih mudah mempertahankan cadence di tanjakan. Referensi Icebike, The 7 Most Important Road Bike Sizing Tips, Cycleak, Bike Sizing Guide, REI, How to Choose Bike Wheels, REI, How to Choose Road Bikes, Untuk mengisi komentar, pertanyaan, dan info lain terkait "10 Road Bike Paling Nyaman untuk Jalanan di Indonesia", silahkan klik tombol di bawah ini. Hal yang berperan paling besar untuk performa bersepeda bukanlah seperangkat roda yang super ringan atau seperangkat shifter/FD/RD elektronik yang mewah. Faktanya, tekanan ban yang ideal adalah penentu utama performa bersepeda. Anda harus memperhatikan jumlah udara dalam ban, berikut adalah tips terbaik untuk menemukan tekanan ban yang umum, tekanan ban maksimal roadbike yang disarankan adalah sekitar 90-120 psi. Tapi jika Anda ingin mengetahuinya lebih presisi karena mempertimbangkan ukuran ban dan berat badan, setiap kondisi tersebut memiliki rekomendasi tekanan psi yang road bike modern kini relatif semakin lebar, tapi masih banyak orang yang menggunakan referensi lama dalam hal seberapa keras ban harus dipompa. Dahulu, ukuran ban sepeda road yang paling umum adalah 23 mm bahkan ada yg 19mm. Sedangkan roadbike modern kini lebih banyak menggunakan ukuran roda 700 x 25 C, untuk toleransi dengan kenyamanan dan penggunaan jarak jauh, seperti Genio 3RoadSeries menggunakan ukuran standar 700 x 28C, bahkan semakin populernya gravel bike kini juga semakin banyak yang menggunakan ban ukuran modern, ban lebar semakin disukai karena lebih banyak memberi manfaat. Selain membuat lebih nyaman, ban lebar terbukti lebih sedikit rolling resistance-nya, artinya akan lebih cepat. Jika bertambahnya berat menjadi concern Anda, sebenarnya selisih sangat minimal, contoh dari 23 mm ke 25 mm aja hanya selisih sekitar 10 gram. Nah, semakin banyak variasi ketebalan ban saat ini maka perlu bagi Anda memahami tekanan ban yang ideal untuk memaksimalkan performa bersepeda terhadap performaYang paling utama yang harus dipahami adalah tentang bagaimana tekanan udara pada ban sepeda bisa mempengaruhi performa. Tekanan udara yang rendah Under inflation, normal atau tinggiover akan membuat gaya bersepeda yang dengan kecepatan, Over inflation yang lebih tinggi akan menghasilkan rolling resistance dan temperatur yang lebih rendah karena ban akan lebih kaku atau lebih susah berubah bentuk. Sehingga kita berfikir dengan menaikkan tekanan angin maka bersepeda kita akan semakin cepat. Sebenarnya tidak selamanya begitu, pernyataan di atas itu hanya berlaku ketika bersepeda di jalan yang mulus dan sepeda rigid non suspensi. Untuk sepeda balap di jalan aspal yang mulus, menambah tekanan angin ban akan membuat sepeda meluncur dengan lebih cepat. Tapi sebenarnya ada konsekuensi lain, jika jalan tidak rata maka akan membuat sepeda dan pengendara terpantul-pantul karena kemampuan ban menyerap getaran tekanan juga berpengaruh pada traksi. Traksi adalah gaya gesek ban terhadap permukaan jalan. Semakin banyak bidang/permukaan ban yang menempel ke permukaan jalan, maka ban akan lebih mencengkram aspal. Tekanan udara yang terlalu tinggi akan membuat semakin sedikit tapak yang bersentuhan dengan aspal sehingga ban mudah seberapa keras harus memompa ban?Untuk menemukan tekanan ban ideal sepeda Anda, mulailah di tengah rentang ini, lalu perhitungkan berat badan dan muatan Anda. Semakin berat Anda, semakin tinggi tekanan ban diperlukan. Semakin kecil ketebalan ban, semakin tinggi tekanan ban yang diperlukan. Untuk lebih mudahnya, perhatikan tabel Rekomendasi Tekanan Ban Roadbike berikutData tabel di atas bisa digunakan sebagai referensi perkiraan, termasuk toleransi lebih atau kurangnya berat total dan tekanan. Semakin sering bersepeda dan semakin profesional, Anda akan mendapati ukuran yang ideal buat kebutuhan Anda. Setiap orang memiliki preferensi yang berbeda dalam hal gaya bersepeda. Kondisi cuaca, permukaan medan, elevasi, berat dan kemampuan power Anda juga akan mempengaruhi keputusan berapa tekanan ban yang baik untuk waktu tekanan ban bisa berikurang atau bahkan ada kemungkinan bocor . Udara dalam ban bisa merembes keluar dari ban, dari berkurang hanya beberapa psi seminggu atau bisa turun drastis dalam semalam. Kecepatan kehilangan tekanan ban juga bisa karena reaksi terhadap faktor luar seperti suhu yang lebih rendah. Kami sarankan Anda selalu periksa tekanan ban setiap memulai bersepeda. Jika kita tahu cara memastikan tekanan ban yang ideal saat bersepeda sudah pasti akan sangat berguna. Tekanan ban merupakan salah satu hal yang mempengaruhi performa sepeda saat berjalan. Terkadang dengan tekanan angin yang ideal kita akan terasa mudah dalam mengayuh sepeda, sementara tekanan angin yang kurang atau kelebihan akan bisa membahayakan. Lalu seberapa jumlah angin yang harus diukur ketika memompa sebuah ban sepeda? Kita akan membahas apa saja hal – hal yang penting dalam tekanan angin, dan bagaimana cara mendapatkan tekanan ideal saat bersepeda. Table of Contents 1Kenapa Tekanan Angin Dalam Ban Sepeda Sangat Penting?Bagaimana Cara Cek Tekanan Angin di Dalam Ban Sepeda?Tekanan Angin Berdasarkan Jenis SepedaPanduan Umum Penting Tekanan Angin Untuk Sepeda GunungTekanan Angin Untuk Road BikeTekanan Ban Sepeda Hybrid dan Lainnya Kenapa Tekanan Angin Dalam Ban Sepeda Sangat Penting? Sebenarnya kita sudah membahas sedikit seperti performa sangat berpengaruh dari tekanan angin. Namun kita akan melihat lebih jauh, kenapa sih tekanan ban sangat penting? Ada beberapa hal yang dipengaruhi oleh tekanan angin di dalam ban, yaitu Rolling Resistance – Secara harafiah rolling resistance adalah gaya gesek yang terjadi saat permukaan ban bersentuhan dengan permukaan tanah. Semakin besar ukuran ban, semakin besar pula gaya gesek sehingga memperlambat jalannya sepeda. Biasanya semakin tinggi tekanan ban maka semakin berkurang juga rolling resistance nya. Grip – Mendapatkan tekanan angin yang seimbang akan mendapatkan grip yang maksimal sehingga, kecepatan optimal juga mudah didapatkan. Kita akan membahas lebih lanjut dalam artikel ini. Mencegah Kebocoran – Jika kita menggunakan ban dalam, tekanan ban yang terlalu rendah akan beresiko tinggi menghadapi kebocoran. Sementara terlalu tinggi tekanannya akan berpotensi ban menjadi pecah. Kenyamanan – Kenyamanan ini juga mempengaruhi kenyamanan. Semakin kecil tekanan angin semakin nyaman, semakin tinggi tekanan semakin kaku dan kurang nyaman. Keamanan – Menggunakan tekanan angin yang tepat akan membuat keamanan juga lebih terjaga karena bisa terhindar dari berbagai jenis bahaya. Termasuk selip, ban meletus, dan sebagainya. Bagaimana Cara Cek Tekanan Angin di Dalam Ban Sepeda? Cara untuk melakukan pengecekan tekanan angin di dalam ban biasanya menggunakan pengukur tekanan dalan psi pounds per square inch. Alat ini bisa didapatkan di pompa angin modern yang tersebar di pasaran ini. Biasanya di pompa angin ini kita bisa mengecek tekanan hanya dengan memasukan selang ke dalam tempat isi angin di dalam ban. Tekanan Angin Berdasarkan Jenis Sepeda Panduan Umum Penting Kita akan membahas lebih lanjut cara mendapatkan tekanan ban yang ideal untuk setiap jenis sepeda, namun tentunya ada beberapa faktor yang juga harus diperhatikan. Berikut ini adalah beberapa faktor yang harus diperhatikan Berat Badan Pengendara – Semakin berat kita, maka idealnya semakin tinggi pula tekanan angin yang harus didapatkan oleh sebuah ban. Walaupun begitu, tetap perhatikan batas maksimal tekanan yang biasanya dianjurkan oleh pembuat ban. Volume Ban – Semakin besar ban maka akan semakin mudah berjalan dengan tekanan yang minimum, sebaliknya ban – ban yang kecil tipis biasanya mengharuskan tingginya tekanan angin. Cek juga batas minimum dan maksimum dari manufaktur pembuat ban. Tubeless atau Tidak – Perlu diperhatikan bahwa secara alami ban tubless bisa menggunakan tekanan angin yang lebih rendah. Hal ini dikarenakan tidak adanya resiko ban dalam yang terjepit dan menyebabkan kebocoran. Oleh karena itu pada dasarnya ban sepeda dengan ban dalam akan membutuhkan tekanan angin yang lebih tinggi. Style Bersepeda – Ada banyak sekali jenis sepeda sehingga kita juga menyesuaikan sesuai dengan style kita. Misalnya bersepeda dengan sepeda gunung akan memiliki tekanan lebih rendah dibandingan dengan sepeda road bike. Rekomendasi Pembuat Ban – Untungnya setiap pembuat ban sepeda yang baik akan memberikan rekomendasi batas maksimum dan minimum dari tekanan angin. Berada di antara rekomendasi ini juga merupakan salah satu cara memastikan tekanan ban selalu ideal. Tekanan Angin Untuk Sepeda Gunung Dari beberapa pembahasan yang sudah ita bahas sebelumnya sudah pasti ada banyak sekali faktor yang harus diperhatikan. Hal ini juga menjadikan kita sadar bahwa tekanan angin ideal tidak bisa ditentukan secara pasti. Walaupun begitu, kita tahu bahwa setiap industri pembuat ban sepeda memiliki rekomendasi. Berikut ini adalah beberapa hal yang paling banyak direkomendasikan. Untuk Tubless mulai dengan 25 psi dan atur sesuai dengan kebutuhan. Pertimbangan berat badan bisa dibuat faktor misalnya pengendara dengan berat ringan bisa dengan 20 psi atau untuk pengendara yang lebih berat bisa mulai dari 30 psi. Untuk ban dengan ban dalam mulai dengan 30 psi. Untuk berat badan yang ringan bisa mulai lebih rendah sekitar 25 psi. Sementara untuk berat badan yang lebih besar bisa dimulai dengan 40 psi. Saat pertama kali menentukan tekanan angin yang ideal harus dicoba berkendara terlebih dahulu. Rasakan apakah terasa terlalu berat? Terlalu keras? Sesuaikan lagi setelah mencoba bermanuver kanan kiri. Setelah itu, baru catat dan ingat ingat berapa tekanan yang sesuai. Tekanan Angin Untuk Road Bike Untuk road bike, menurut kami lebih mudah karena kita berusaha untuk mengurangi resistance dan mempercepat sepeda. Dalam hal ini tentu performa dan kenyamanan menjadi salah satu faktor utama yang harus diukur. Kamu bisa mulai menentukan tekanan angin road bike berdasarkan dari pembuat ban sepeda. Perhatikan batas minimum dan maksimum pabrikan. Kami selalu berangkat dari tekanan maksimal dan mulai kurangi jika memang terasa kurang nyaman. Perlu diperhatikan memasukan tekanan melebihi batas maksimum bisa membahayakan. Saran kami selalu pastikan tidak melebih batas maksimum. Sementara itu untuk ban tubeless road bike juga sama, menariknya untuk ban tubeless sangat aman untuk dikendarai dengan tekanan angin rendah. Tekanan Ban Sepeda Hybrid dan Lainnya Untuk ban sepeda hybrid dan jenis sepeda yang lain kami memiliki cara pengukuran yang sama dengan road bike. Hal ini karena biasanya ban sepeda hybrid ini biasa digunakan di jalan raya, bukan di jalanan sulit seperti sepeda gunung. Jadi lihat rekomendasi pabrikan ban sepeda, biasanya kami berangkat dari tekanan maksimal. Setelah itu sesuaikan, kurangi jika merasa kurang nyaman atau terlalu keras. Setelah itu catat karena tekanan angin sangat mudah untuk berubah. Cara memastikan tekanan ban sepeda yang ideal memang cukup memakan waktu. Dengan adanya panduan ini diharapkan kamu bisa dengan mudah untuk mendapatkan hal yang kamu mau. Menurut kami, tekanan ban setiap orang berbeda – beda karena memang semua orang memilki stylenya masing – masing. Namun perhatikan performa dan kenyamanan karena dengan dua hal ini kita bisa mendapatkan tekanan angin ideal. Semoga informasi ini bisa membantu kamu ya? Terus ikuti informasi, tips menarik lainnya seputar sepeda. Ingat bahwa bersepeda santai selalu memberikan banyak manfaat. Jangan lupa untuk share artikel ini ya? Here’s a riddle Your bike has a component that costs nothing and weighs nothing. But it is essential if you want to go ride. What is it? Well, this story’s headline probably gave away the answer. It is the air in your tires. Depending on your experience level, you might be able to gauge your bike tire pressure with a quick pinch of the tire. Or, you might be a little surprised to hear that bike tire PSI needs to be checked far more regularly than those on your car. This how-to guide is geared toward the latter group of cyclists, beginners. But hopefully, riders of every ability level can learn a little more about the precious pressurized air that keeps us all rolling. [button]SHOP ALL BIKES[/button] The basics of bike tire PSI Pneumatic tires on any vehicle are supported by pressurized air in an airtight chamber. Higher PSI pounds per square inch makes the tire harder. Lower PSI makes it feel softer. Bike tire pressure has a huge impact on how a bike performs. Checking your tire pressure is the simplest and most important piece of regular maintenance you can perform. So where do you begin if you’re new to cycling and just got a road, mountain, gravel, or cyclocross bike? Conveniently, every bike tire has recommended PSI stamped into the rubber on the sidewall. Pro tip If you’re mounting a tire, align that pressure rating next to the valve for easy reference. “Recommended tire pressure is about the intended use and the best range for that use,” says tire expert Johs Huseby, WTB’s Director of Global OEM Sales and Product Vision. “You need to find the sweet spot for a tire and figure out where the high pressure doesn’t have any risk of blowing off the rim and the low pressure won’t burp or rip off the rim.” Most mountain bike tires are rated for 25-50 PSI. Road tires are usually 80-120 PSI. Gravel tires are often 40-80 PSI. While they are a good starting point, those ranges are too broad and conservative for most riders. Bike tire pressure chart Tire type Tire width approximate Recommended tire PSI Mountain bike 25 PSI Gravel bike 33-42mm 40 PSI Road bike 25-32mm 90 PSI TT or triathlon bike 25-28mm 100 PSI These pressure suggestions are based on an average-sized male rider about 160 pounds riding moderate terrain. Heavier riders may prefer higher pressures and lighter riders may prefer lower pressures. Read on to learn about the variables that might lead you to add more PSI or take a little out. [button]SHOP PUMPS[/button] Tire pressure gauges Having an easy-to-read tire pressure gauge is key to setting up your tire pressure. A lot of pumps will have built-in gauges. There is a chance these gauges are a bit inaccurate. If you suspect yours is off, that is fine, as long as you know what to expect and are consistent in checking your tires before each ride. If you’re really concerned, try comparing it with a pump that you know will read true, like one at your local shop or an accurate digital tire pressure gauge. Key considerations for tire PSI Ready to start tweaking your tire pressure for optimal performance? Let’s start with the basic principles of tire pressure so you can determine the right PSI for your bike. The key considerations are tire width, rider weight, terrain, and tubeless. Generally, narrow tires, heavier rider weight, and rougher terrain require a bit more PSI. On the other hand, wider tires, lighter riders, smoother terrain, and a tubeless set-up make for lower tire pressure. Here’s why. [newsletter] Tire width and what it means for PSI All tires require a certain amount of air pressure to prevent them from bottoming out on the rim. Wider tires have more air volume. This makes it possible to ride them at lower pressures for more comfort and traction. Conversely, a narrower tire, like a 28mm road tire has comparatively much less volume so it needs more air pressure to prevent bottoming out. If you have a enduro tire on your mountain bike, you’ll be able to ride at pressures close to 20 PSI. Rolling out on the road bike with 28mm slicks? Anything less than 80 PSI would be risky. Rider weight and bike tire pressure You don’t have to be a physics to understand how your body weight interacts with tire pressure heck, I didn’t even take a physics class in high school. Just sit on your bike’s saddle and watch how the tire compresses and deforms as more weight is applied. The idea is to strike a balance so the pressure supports your weight but doesn’t end up rock-hard. Therefore, more rider weight requires more tire pressure. For example, I weigh about 150 pounds and ride 30 PSI on my gravel bike. A rider who is 20 pounds heavier should definitely consider another 3-5 PSI of air. [product-block handle="silca-pista-floor-pump-red"/] How terrain influences bike tire PSI Tire volume and rider weight are nice and predictable, but the terrain you’ll ride is not. This takes some trial and error to learn and mostly applies to mountain biking, gravel, or cyclocross. Eventually, you’ll be able to look at your local trails and tell which might require a little more air pressure think chunky rocks that might pinch your tire and smash your rim, and which are smooth enough to be ridden with softer tires for better grip in corners. When you’re out riding, try to monitor the way your bike feels on bumpy terrain. Can you feel a harsh clunk when your wheel strikes a sharp rock? Your pressure might be too low. Does your bike seem skittish in loose corners and bouncy on rough stretches? Perhaps try dropping your PSI a bit. For road riding, tire pressure won’t vary as much. However, the conventional wisdom of pumping up tires to a rock-hard 120-130 PSI has been debunked. Unless your pavement is glass-smooth, pressures in the 90-100 PSI range will be faster. The tire will absorb slight bumps and vibrations, which is faster than an unyielding, hard tire. You’ll also get more grip in the corners. If you ride in wet weather, slightly less pressure would also be prudent to improve traction. “Over the last few years, we’ve dropped our PSI ratings even on the narrower tires by 10-15 PSI,” Huseby says. “WTB, coming from the dirt side of the spectrum, we’ve always erred on the lower side.” Tubeless bike tires Tubeless technology is now widespread in the cycling world, with the exception of some road wheels and tires. This can also affect your tire pressure. Because tubeless systems don't rely on an inner tube, you will be able to run a little less pressure and not worry about pinch-flatting your tire. You’ll get better traction and comfort with less pressure which is beneficial for mountain bike trails and gravel roads. To learn more about tubeless systems, see our Beginner’s Guide to Tubeless. Tire pressure and your bike's performance The final consideration when it comes to tire pressure is worth its own section in this article, and even that won’t be enough space to truly explore every nuance of how tire pressure influences a bike’s performance. The primary factors are traction, rolling speed, and comfort. Ride with the correct tire pressure and you’ll be able to maximize all three variables. Too much or too little pressure can compromise tire performance. As hinted at earlier in this article, lower tire pressure usually improves traction. This is because it increases the tire’s contact patch on the ground. A tire at lower PSI better conforms more to the ground it is rolling on, also improving grip. Traction is essential in many situations, from cornering to climbing to braking. In each case, better traction lets you overcome your bike’s inherent tendencies. Forward momentum makes cornering more difficult, but if your tire grips well on a loose dirt corner, you’ll be able to change direction with the right technique and rider input. Momentum also works in opposition to braking forces. With the right tire pressure to achieve grip on loose surfaces or wet pavement, you’ll be able to stop or slow down quickly and more safely. [button]SHOP TIRES[/button] Your bike will feel more comfortable with the correct tire pressure. Like traction, this performance quality improves with lower pressure. The comfort afforded by lower pressure can be noticed on all of your bike’s touchpoints, from your feet to your saddle to your hands and shoulders. There is a limit to how soft we’d want our tires to be, though. We love the increased traction that comes with low PSI, but eventually, a tire gets so soft that it has too much rolling resistance, making our bike feel slow. This will be most noticeable on hard, smooth surfaces like pavement. Too-low tire pressure can also hamper bike handling by making the front end resistant to steering input or causing the tire to roll excessively on the rim during cornering. Advanced tire-pressure nerdery The first step you can take toward totally geeking out on tire pressure is to adjust your PSI mid-ride to tinker with how your bike feels. This is something that’s most applicable to mountain, gravel, or cyclocross riding, but there’s always a chance you might encounter a surprise rain shower on a road ride that will necessitate a little less pressure. It’s always easier to take air out of your tires during a ride than to add air back. When in doubt, start a ride on the high end of the PSI scale and let out air little by little, going off of feel. See if you can notice an improvement in traction. Be careful not to take too much out if you’re riding rough trails. Mountain bikers often like to run slightly less pressure in their front tires, and that’s something you can experiment with too. The idea is that, due to body position, you have less weight on the front tire, so you can get away with lower PSI, thereby enjoying more traction for cornering. With more air volume in a mountain bike tire, pressure can be fine-tuned with great effect. “On a drop-bar bike, I tend to run pretty similar pressure, maybe in the front, I have two to three PSI less if I can even control that,” says Huseby. “On a mountain bike, I definitely run less in the front than in the rear, up to five PSI.” The last thing mountain bikers can consider when playing with pressure is a new technology generally called a tire insert. The category’s “Kleenex” brand is CushCore, so you might hear fellow riders refer to inserts that way. No matter the brand, the general idea is to put a foam ring inside a tubeless tire, which will reduce air volume and protect your rim from damage. Inserts allow you to run lower pressure with fewer drawbacks. If that rabbit hole looks enticing, check out our recent article on tire inserts. [product-block handle="cushcore-pro-tire-insert-set"/] It’s all about balance You might be the type to tinker with your PSI, or you might prefer the set-it-and-forget-it approach. Either is fine if you have a grasp of the fundamental balancing act that goes into deciding on how much to pump up your tires. You find that balance point by going low enough to maximize traction and comfort without risking flat tires or sacrificing rolling resistance and handling. Compared to most vehicles, a rider on a bike is very lightweight and slow-moving, making the correct tire pressure far more important from a performance standpoint. Remember, air is free, so make sure to use it to your advantage whenever you’re headed out for a ride! Bersepeda di jalan adalah kegiatan menyenangkan yang membuat kita tetap aktif dan juga bisa bertemu orang dan suasana baru di lingkungan sekitar kita. Bersepeda juga merupakan cara yang bagus untuk tetap bugar di usia berapa pun. Sepeda balap adalah jenis sepeda yang paling efektif untuk kegiatan bersepeda di jalan raya. Ketika hendak membeli sepeda baru, ada banyak pilihan yang bisa membingungkan. Untuk membantu kamu membuat keputusan yang tepat, artikel ini adalah panduan terbaik untuk membeli sepeda balap yang akan membantu kamu memilah informasi dan menemukan sepeda balap yang paling tepat untuk kamu. Sebagai pertimbangan awal, pikirkan beberapa hal berikut 1. Dimana kamu akan bersepeda? 2. Kegiatan bersepeda apa yang akan kamu lakukan? 3. Berapa anggaran kamu? 4. Bagaimana kemampuan bersepeda dan kondisi fisik kamu? Misalnya, jika kita tinggal di daerah datar tanpa bukit, sepeda dengan fitur aerodinamis atau kenyamanan tambahan kemungkinan besar akan menjadi investasi yang lebih baik daripada sepeda gunung. Jika kita hanya perlu untuk bersepeda santai atau pelesir, kita tidak perlu sepeda carbon dengan velg deep section. Atau jika kita tinggal dan area bersepeda di area perbukitan, kita nantinya bisa memilih sepeda yang memiliki gear ratio yang bagus untuk tanjakan. Kenapa sepeda balap Dari berbagai banyak jenis sepeda, kenapa kita memilih sepeda balap? Semua sepeda bisa dipakai untuk berolahraga, melihat-lihat, touring. Mari kita lihat apa yang membuat sepeda balap berbeda. Karakter umum sepeda balap 1. Didesain untuk jalan rata aspal, beton, dll, tidak direkomendasikan untuk jalan yang tidak rata. 2. Cocok dipakai untuk bersepeda dengan cepat atau jauh. 3. Ditujukan untuk penggemar kebugaran, orang yang kompetitif. Pembalap yang memaksimalkan aerodinamis Fitur sepeda balap 1. Handlebars drop Bentuk stang yang melengkung ke bawah adalah ciri utama sepeda balap. Stang kebawah ini tujuannya untuk posisi tubuh yang lebih menunduk, sehingga mengurangi hambatan udara ketika bersepeda, agar sepeda bisa lebih cepat melaju. Stang drop bars juga memungkinkan kita untuk menempatkan tangan pada beberapa posisi untuk memposisikan tangan dan tubuh menyesuaikan terhadap kondisi yang ada. 2. Posisi atletis Sepeda balap pada umumnya membuat posisi tubuh yang lebih atletis, artinya badan diposisikan agar dapat memaksimalkan kekuatan otot kaki, paha dan pinggul. Sehingga kita bisa merasa nyaman untuk menggenjot sepeda agar melaju lebih cepat. 3. Ringan Ringan termasuk hal yang relatif. Sepeda gunung mahal yang besar dan lebar, bisa saja lebih ringan dibandingkan sepeda balap biasa. Tetapi pada prinsipnya, sepeda balap lebih suka memakai bahan yang ringan dan komponen-komponen yang bentuknya lebih kecil dan ramping. Mengurangi berat sepeda adalah salah satu cara termudah untuk membuat sepeda bisa lebih cepat. Pemakaian bahan karbon atau titanium sangat umum ditemui pada sepeda balap sekarang ini. 4. Roda yang tipis Roda yang tipis tidak hanya untuk mengurangi berat, tetapi juga untuk meningkatkan aerodinamis, sehingga hambatan udara dan angin lebih tidak memperlambat sepeda. Begitu juga dengan bentuk frame sepeda, rangka sepeda balap umumnya bentuknya lebih lonjong daripada bulat atau kotak. 5. Tanpa suspensi Selain meredam getaran, suspensi sepeda juga bisa memperlambat sepeda. Suspensi sepeda tidak hanya menyerap getaran dari permukaan jalan, tetapi juga menyerap tenaga dari kayuhan sepeda. Pada sepeda bersuspensi, kekuatan dari kayuhan kaki tidak akan tersalurkan semuanya ke rantai dan perputaran roda belakang, sebagian akan terserap oleh suspensi, apalagi pada kondisi tanjakan, efisiensi tenaga terhadap laju sepeda akan berkurang. Dan sepeda balap bukan untuk jalan tidak rata, sehingga tidak perlu ada suspensi di sepeda balap. Jika kamu merasa memerlukan suspensi pada sepeda balapmu, maka mungkin kamu salah memilih sepeda atau bersepeda di area yang salah. 6. Multi gear Sepeda balap perlu memiliki banyak pilihan gearing. Untuk mempermudah dan meringankan kayuhan sesuai kondisi bersepeda. Dengan multi gear kita bisa berakselerasi dengan cepat dan ringan, mengayuh yang lebih enak pada tanjakan, dan juga mendapatkan kecepatan yang maksimal. Untuk sepeda yang hanya memakai satu gear, pilihannya adalah sepeda fixie atau sepeda single gear. Panduan memilih sepeda balap Kalau kita ke toko sepeda atau melihat katalog sepeda balap, maka akan ada banyak sekali pilihan, yang tidak semua kita mengerti apa saja kelebihan dan kekurangannya, serta fungsi dari fitur pada sepeda tersebut. Disini kita akan lihat jenis, harga, fitur yang paling cocok sesuai keinginan kita. Jika sudah mempunyai jawaban dari pertanyaan di atas, maka selanjutnya kita akan mulai menyortir sepeda yang paling cocok untuk kita. 1. Jenis Setiap jenis sepeda balap pasti mempunyai karakter yang lebih spesifik lagi. Ada sepeda balap yang dikhususkan untuk sprint, untuk perjalanan jauh, agar bisa menampung banyak bawaaan, dan lainnya. Artikel jenis dan harga sepeda balap membahas lebih detail dan teknis tentang jenis sepeda, disini kita akan lihat karakter masing-masing jenis sepeda balap secara singkat. Sepeda balap Performance Tipe sepeda balap ini adalah lebih ringan dan aerodinamis. Sepeda ini dirancang untuk cepat berakselerasi, menyalip, sprint. Posisi badan akan lebih tunduk sehingga kita bisa memaksimalkan otot kaki untuk mengayuh sepeda. Cocok untuk bersepeda cepat, balapan. Tidak cocok untuk touring, jalan menanjak panjang, badan pesepeda yang kurang flexibel. Sepeda Balap Polygon HELIOS LT9 Sepeda balap Endurance/Sportive Sepeda balap enduro tidak terlalu agresive untuk kecepatan, tetapi juga memasukkan faktor kenyamanan dalam desainnya, sehingga badan tidak terlalu cepat lelah pada sepeda ini. Cocok untuk perjalanan jauh yang nyaman, jalan menanjak. Tidak cocok untuk sprint. Sepeda Balap Pacific PRIMUM 700C Sepeda balap Aero Sepeda balap yang orientasinya untuk kecepatan, desain paling agresive, semuanya bertujuan untuk mendapatkan kecepatan yang maksimum. Seolah-olah kita tidak bisa santai ketika naik sepeda balap aero. Cocok untuk membelah angin, sprint, atau Triathlon. Tidak cocok untuk sepeda yang lebih relaks. Sepeda balap Aero Pinarello Dogma F8 Carbon T11001K 19 Sepeda balap Time Trial Sepeda balap khusus untuk lintasan velodrome, tidak terlalu memikirkan pandangan ke depan dan samping, selama kita bisa memacu sepeda lebih cepat lagi. Cocok untuk Time Trial. Tidak cocok untuk kegiatan lainnya. Sepeda balap Time Trial Cube Aerium C68 SL Hardon Sepeda balap Touring Sepeda balap untuk perjalanan panjang dan lama. Struktur sepeda ini sangat kuat, untuk menahan beban barang bawaaan yang banyak. Posisi tubuh juga lebih tegak agar posisi bersepeda lebih nyaman untuk perjalanan yang lama. Cocok untuk touring, perjalan jauh dengan beban. Tidak cocok untuk bersepeda yang membutuhkan kecepatan dan kelincahan. Sepeda Balap Polygon Bend RIV Sepeda balap Cyclocross Sepeda balap yang dibuat untuk kegiatan cyclocross atau kegiatan bersepeda yang melintasi area berlumpur dan offroad. Sepeda ini lebih mudah untuk diangkat ketika melewati medan berat, dan menggunakan disc brake untuk mengantisipasi area yang basah dan kotor. Cocok untuk area berlumpur dan juga tanah. Tidak cocok untuk area berbatu besar, balapan jalan raya. Sepeda Cyclocross – Trek Boone 5 Disc Sepeda balap komuter Sepeda balap ini memiliki posisi tubuh yang lebih tegak agar kita bisa melihat area sekitar, sehingga cocok dipakai pada jalan raya dan lalu lintas yang sibuk. Sepeda komuter memiliki handling yang responsive agar lincah dalam bermanuver. Cocok untuk bike to work. Tidak cocok untuk touring dan off road. Sepeda balap Thrill ENTHRAL ELITE Sepeda balap Rekeasi atau Fitness Sepeda balap santai, posisi tubuh lebih tegak, kecepatan bukanlah prioritas, hanya untuk mendapatkan suasana bersepeda yang menyenangkan dan memanaskan otot-otot tubuh. Cocok untuk sepeda santai. Tidak cocok untuk pesepeda enthusiasm. Sepeda Balap United Vitessa 9 2019 Sepeda balap perempuan Bentuk tubuh wanita berbeda dengan bentuk tubuh laki-laki, kaki, pinggul, bahu mempunyai dimensi yang berbeda. Sepeda balap wanita didesain untuk geometri yang lebih bersahabat untuk ukuran tubuh perempuan. Jadi tidak hanya sekedar warna yang lebih feminim, tetapi juga desain dan komponen yang membuat wanita lebih nyaman bersepeda balap. Cocok untuk perempuan. Tidak cocok untuk laki-laki. Sepeda Balap Perempuan Polygon Divine R5 Sepeda balap listrik Sepeda balap yang mempunyai motor listrik dan baterai. Kita bisa tetap menggunakan kekuatan kaki, motor bisa diaktifkan kalau dibutuhkan. Cocok untuk bike to work, pesepeda dengan keterbatasan kemampuan fisik. Tidak cocok untuk pesepeda yang ingin memaksimalkan pelatihan otot. Sepeda balap listrik Focus Paralane 9 Sepeda balap Gravel Sepeda balap untuk area on road dan juga area jalan tanah, bukan untuk jalan berbatu besar seperti sepeda gunung. Sepeda ini didesain agar bisa bersepeda tidak hanya di jalan aspal, tetapi juga bisa dipakai dengan efisien pada jalan tanah, pasir, jalan berbatu yang masih relatif rata permukaanya. Aliran sepeda gravel mulai memisahkan diri dari aliran sepeda balap. Cocok untuk berkelana ke jalan tanah, bersepeda ke jalan mana saja. Tidak cocok untuk kecepatan dan balapan dengan sepeda balap lain. Sepeda gravel dengan suspensi – NTP GravelBike 2018 2. Harga Sepeda balap tersedia dari harga 1 jutaan sampai ratusan juta. Batasi pilihan berdasarkan budget atau dana yang tersedia. Pada tahap ini biasanya kita sudah mengeleminiasi lebih dari setengah dari semua pilihan yang ada. Untuk daftar harga sepeda balap yang bisa diurutkan berdasarkan harga/nama/merk/jenis, lihat di link Harga Sepeda Balap. 3. Ukuran Selanjutnya kita perlu mengetahui ukuran sepeda balap yang cocok dengan postur tubuh kita. Walaupun pada model sepeda biasanya memiliki variasi ukuran, tetapi kadang tidak semua sepeda balap dikeluarkan untuk semua ukuran. Tetapi yang terpenting adalah mengetahui ukuran sepeda yang akan kita pakai. Ukuran sepeda bisa dinyatakan sebagai huruf XS Extra Small, S Small, M Medium, L Large, XL Extra large, atau sebagai angka ukuran frame dan ukuran roda. Tidak ada standard baku untuk batas antara ukuran S,M,L dan lainnya, setiap merk sepeda bisa memiliki perhitungan ukuran yang berbeda, jadi lihat panduan dari merk yang akan kamu beli, untuk mendapatkan ukuran yang sesuai. Tetapi jika kita mengukur sendiri, kita bisa mengetahui kira-kira ukuran yang cocok, dari tabel ukuran size chart sepeda tersebut. Untuk rangka sepeda, yang diukur adalah panjang seat tube rangka sepeda, yaitu jarak dari titik pusat pedal bottom bracket ke titik tempat masuknya seat post tempat duduk. Kebanyakan, satuan untuk ukuran rangka sepeda balap memakai satuan centimeter, dan untuk sepeda gunung memaki inchi. Cara termudah adalah pergi ke toko sepeda dan minta diukurkan, cepat dan praktis. Untuk bike fitting professional, ini yang akan mereka hitung dan ukur dari kamu. Posisi badan sepeda balap Tapi kalau mau mencari ukuran sendiri juga bisa, dengan melakukan beberapa pengukuran sederhana. Yang perlu kita ukur adalah tinggi badan, dan inseam kaki. Pengukuran harus dengan menggunakan sepatu, karena nantinya kita bersepeda juga akan menggunakan sepatu sepeda, jadi ada perbedaan sedikit dengan cara mengukur biasa. Inseam adalah jarak dari permukaan ke selangkangan kaki. Mengukur inseam Tabel panduan umum untuk mencari ukuran sepeda balap berdasarkan tinggi badan dan inseam Tinggicm Ukuran Frame yang dianjurkan Ukuran Sepeda Inseam 148-152 cm 47-48 cm XXS 93 cm Jika memungkinkan, coba pakai sepeda teman/tetangga untuk merk yang sama, dengan ukuran yang kamu dapatkan dari tabel ukuran sepeda, terutama jika kita mau membeli sepeda dari toko online. Hal yang lebih baik lagi adalah mencoba sepedanya langsung sebelum dibeli, karena setiap orang tidak mempunyai proporsi panjang kaki dan tangan yang sama. Setaip merk bisa memiliki panduan ukuran yang berbeda, contohnya Ukuran sepeda balap Polygon, panduan ukuran sepeda balap Thrill, Ukuran sepeda Specialized, dll. 4. Material/Bahan Sepeda balap Karbon Karbon adalah material yang sangat kuat sekaligus juga sangat ringan. Pemakian karbon pada sepeda balap memang sangat ideal untuk mengurangi bobot sepeda. Pemakaiannya bisa pada frame, fork, atau, head set, seat post. Harganya memang lebih mahal dari bahan lain, sehingga tidak jarang sekarang sepeda balap yang memakai carbon hanya pada forknya saja, framenya menggunakan material lain, untuk membuat harga sepeda balap yang lebih murah. Bahan karbon juga tidak berkarat, sehingga tidak memerlukan perawatan yang intensif. Kekurangannya adalah sifatnya yang getas brittle, seperti kaca, tidak bisa bengkok, langsung patah kalau menerima beban lebih dari kemampuannya. Memperbaiki rangka karbon yang patah atau retak juga tidak mudah, memerlukan ahli khusus, dna kadang mengganti sepeda lebih murah daripada harus membetulkannya. Untuk informasi tentang jenis material karbon sepeda dan cara pembuatannya baca mengupas rangka karbon sepeda. Limited edition Audi Sport Racing Bike Carbon Alloy dan Aluminium Aluminium adalah logam yang kuat yang dapat digunakan untuk membuat sepeda yang ringan dan kaku. Mencetak rangka atau komponen alumium dilakukan dengan mesin, sehingga menjadi pilihan yang lebih murah daripada serat karbon. Memilih rangka aluminium menjadi solusi yang hemat biaya bagi yang memiliki anggaran terbatas. Alloy merupakan bahan campuran dari beberapa metal untuk mendapatkan material yang lebih spesifik lebih kuat, ringan, anti karat, dsb. Titanium Titanium relatif ringan, sangat tahan lama dan tidak akan menimbulkan korosi seperti baja. Tidak seperti serat karbon dan aluminium yang dapat dengan mudah dicetak, titanium sulit untuk dikerjakan yang membuatnya menjadi pilihan bahan yang mahal. Titanium menawarkan kekakuan untuk transfer tenaga yang seimbang dengan kemampuan untuk menyerap getaran dari jalan, menghilangkan suara buzz dari aspal untuk pengendaraan yang tenang dan mulus. Titanium juga sangat kaku, sehingga kontrol sepeda lebih baik, dan terprediksi. Titanium memiliki rasio kekuatan terhadap berat yang tak tertandingi, dua kali lebih kuat dari aluminium dengan setengah berat baja. Steel Sebalum ada material-material lain, sepeda menggunakan rangka dari besi atau baja. Material besi & baja ini kuat, tidak gampang patah, lebih mudah untuk dibentuk dan diperbaiki. Bahan ini ada dimana-mana, harganya lebih murah, dan tidak susah untuk perbaikannya. Merawatnya lebih susah karena besi dan baja rawan karat. Kekurangannya adalah sepeda dengan bahan steel kekakuan tidak sebaik yang lain, dan tidak begitu bagus menyerap getaran. 5. Gearing Gearing adalah faktor utama yang menetukan kecepatan dan kekuatan sepeda. Biasanya setiap jenis sepeda memiliki gearing yang berbeda sesuai dengan peruntukannya. Gearing dipengaruhi oleh jumlah dan ukuran gear depan chainring dan gear belakang cassette/sprocket. Jumlah speed sepeda adalah perkalian dari jumlah chainring dengan sprocket, yang artinya jumlah kemungkinan kombinasi gear yang bisa dipakai pada sepeda tersebut. Semakin banyak gear tidak berati sepeda semakin bagus, atau semakin kuat atau semakin kencang. Crankset Chainring Cassette Speed Sepeda Balap Triple 50 / 39 / 30 7,8,9 21,24,27 Entri, Rekreasi Compact 50 / 34 9,10,11 18,20,22 Umum Double 53 / 39 10,11 20,22 Performance Triple chainring untuk sepeda balap bukan pilihan yang baik sekarang ini. Ada terlalu banyak gear yang membuat shifting menjadi lebih rumit, tidak semua gear kita perlu dan kita pakai, dan banyak kombinasi kekuatan gear atau gear ratio yang sama. Untuk yang memakai sepeda balap triple chainring, pasti ada satu atau dua chairing yang paling sering dipakai, yang artinya menghilangkan satu chainring sebenarnya tidak ada masalah yang berarti. Ditambah lagi, menghilangkan satu chainring sudah menghemat berat sepeda. Dan sekarang ini juga sudah jarang pabrikan sepeda yang memproduksi sepeda balap baru dengan triple chainring. Jadi sebaiknya pilih yang compact atau double. SRAM Triple – Double – Single Chainring Compact/double chainring memberikan opsi yang seimbang antara kecepatan dan kekuatan kayuhan. Hanya ada chainring gigi besar dan gigi kecil, lebih mudah untuk dipahami untuk shifting yang lebih sederhana dan lancar. Pilihan compact/double chainring ini paling aman dan seimbang, baik secara performa dan juga untuk kemudahan bersepeda. Sepeda Balap Single Chainring Sistem single chainring 1x, sepeda dengan satu chainring memang masih jarang pada sepeda balap, lebih banyak dipakai di sepeda gunung. Single chainring memang bisa mengurangi berat dengan menghilangkan 1 atau dua chainring, shiifter dan kabelnya, dan juga membuat gearing jauh lebih sederhana. Tetapi sepeda single chainring lebih cocok dipakai pada area bersepeda yang spesifik, ada yang harus dikorbankan di antara kecepatan dan kekuatan. Pada single chainring, memilih ukuran chainring yang pas sangat penting. Chainring terlalu kecil tidak bisa ngebut, chainring terlalu besar akan berat di tanjakan dan start yang pelan. Untuk itu, pada sepeda balap single chainring, biasanya memakai ukuran chainring di atas 40T, seperti 42T, 44, atau 46T, dikombinasikan dengan cassette kecil ukuran 10T. Memang akan sedikit berat di tanjakan kalau cassette masih menggunakan ukuran 30T. Berat yang lebih ringan akan membantu sedikit untuk mendapatkan kecepatan yang lebih baik. Cassette sepeda biasanya sudah mengikuti jenis sepeda, apakah untuk kecepatan, stabilitas, perjalan jauh, dan tanjakan. Mengganti cassette sepeda tidak semudah mengganti komponen lain, karena kompablitas cassette sepeda yang lebih kompleks. Sebaiknya tentukan pilihan yang baik di awal membeli sepeda. Baca gear ratio sepeda. Secara prinsip chainring semakin besar untuk semakin cepat, chainring semakin kecil kayuhan semakin ringan untuk tanjakan. Sebaliknya, sprocket semakin besar semakin ringan untuk tanjakan, sprocket semakin kecil untuk semakin cepat. Kombinasi keduanyalah yang akan menentukan kekuatan dan kecepatan sepeda, tidak ada gearing yang sempurna, ada salah satu yang harus dikorbankan. 8 6. Jenis rem Untuk sekarang ini, pilihan untuk rem sepeda balap tidak hanya rim brake, tetapi disc brake juga sudah mulai umum dipakai. Rim brake Rim brake memberikan gaya pengereman langsung ke pelek atau sisi roda. Telah menjadi standar selama beberapa dekade, secara tradisional merupakan pilihan paling populer untuk sepeda balap karena kesederhanaan dan bobotnya yang ringan. Teknologi rim breka juga terus berkembang, sehingga bisa menghasilkan rem yang pakem dan lebih tahan untuk segala cuaca. Ada banyak turunan dari rim brake, seperti Cantilever brake, Caliper brake, V Brake, U Brake, dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing baca jenis rim brake. Disc brake Dulu disc brake jarang dipakai pada sepeda balap, kebanyakan hanya untuk sepeda gunung. Tetapi seiring perkembangan teknologi, disc brake tidak seberat dicc brake dulu, sudah memakai bahan dan bentuk yang lebih praktis dan ringan. Komponen sepeda balap lain yang juga membuat bobot sepeda ringan, sepeda balap modern juga semakin cepat, membutuhkan pengeram yang lebih kuat, membuat pilihan disc brake pada sepeda balap semakin menarik. Thru Axle pada sepeda balap dan disc brake Disc brake tidak hanya memberikan pengereman yang lebih pakem, tetapi juga bekerja dengan baik pada kondisi kering, basah, debu, lumpur, dan tidak merusak velg sepeda. Rim brake yang tidak bagus/berkualitas, akan sulit mencengkram pada kondisi basah, dan juga bisa merusak velg jika tidak terpasang dengan baik. Selain itu, disc brake juga tidak menimbulkan panas pada velg seperti rim brake, yang bisa menjalar sampai ke ban sepeda. Pemakaian sistem hidrolik pada disc brake memungkinkan pengereman yang ringan tetapi kuat mencengkram roda. Rem hidrolik tidak lagi memakai kawat besi untuk menggerakkan rem, tetapi memakai cairan khusus minyak rem yang memanfaatkan tekanan hidrolik, sehingga penekanan tuas rem terasa ringan. 7. Handlebars Sepeda keluaran baru, biasanya terlihat lebih rapi dan bersih, karena kabel-kabel sudah dimasukkan ke dalam frame sepeda, jadi yang terlihat di stang handlebars sepeda hanyalah tuas rem/shifter/brifter saja. Sehingga ketika kita mau memasang device, gadget, GPS, GoPro dan lainnya, maka area stang cukup luas dan aman dari perkabelan. Bentuk kelengkungan stang atau handlebars sepeda balap juga berbeda-beda. Hal ini memang susah untuk dirasakan pengaruhnya, biasanya kalau sudah lama memakai atau sudah terbiasa, baru kita bisa merasakan dan membayangkan perbedaanya nanti. Geometri Handlebars Handlebars lama, biasanya mempunyai lengkungan yang dalam drop, dan jangkauan reach yang lebih jauh. Terutama untuk orang Asia, jangkuan yang dalam pada stang biasanya malah membuat orang lebih lama memegang stang bagian atas daripada stang bawah. Sedangkan sepeda baru, lebih banyak memakai reach dan drop yang sedikit lebih pendek. Posisi yang lebih nyaman untuk menunduk, tentu saja akan membuat badan kita akan lebih betah pada posisi yang aerodimanis. 8. Roda dan ban Ban sepeda mungkin dianggap sebagai komponen sepeda yang lambat berkembang, karena bentuknya selalu bulat dan begitu-begitu saja. Tetapi sebenarnya banyak hal yang dikembangkan pada roda dan ban sepeda. Tren sepeda balap sekarang mengarah ke ban tubeless dan roda yang lebih lebar. Untuk diameter roda sepeda balap, ukuran yang paling umum adalah 700C atau 29″, ukuran lainnya yang juga ada adalah 650c atau 650b yang lebih kecil 13mm daripada ukuran 700C. Ukuran roda 650 ini biasanya dipakai oleh orang yang tubuhnya lebih pendek, sehingga kaki lebih mantap ketika berdiri di atas sepeda. Velg sepeda yang terbuat dari karbon mudah untuk ditemui sekarang ini. Teknologi bentuk dan kontur velg yang memiliki alur khusus untuk pengereman, akan membantu rim brake untuk menghentikan roda sepeda lebih kuat lagi, bahkan pada kondisi basah. Tubeless-Ready Ban tubeless adalah ban yang tidak menggunakan ban dalam. Jadi hanya mengandalkan ban luar dan velg untuk menjaga udara di dalam ban sepeda. Tidak semua velg sepeda bisa dijadikan tubeless. Tubeless atau Tubeless ready adalah velg yang bisa dipasangkan ban tubeless. Beberapa velg tubeless ready perlu ditambahkan rim tape untuk menutup celah agar bisa tubeless. Menggunakan tire booster akan mempermudah untuk memasang ban sepeda tubeless. Apa kelebihan ban tubeless? 1. Mengurangi berat karena tidak memakai ban dalam lagi, berat ban dalam biasanya sekitar 100-110 gram. 2. Meningkatkan rolling resistance Roda tanpa ban dalam akan mengurangi gesekan dan hambatan ketika ban berputar di bawah tekanan. Ban dalam tanpa kita sadari akan sedikit menyerap tenaga sepeda karena ada gesekan, tahanan, dan kekenyalan ketika ban berputar. Artikel Rolling resisitance sepeda akan menjelaskan lebih baik tentang gaya tahanan roda sepeda. 3. Lebih tahan bocor Bukan berarti tidak bisa bocor, tetapi ban tubeless jika tertusuk benda tajam kecil, masih bisa kita pakai. Untuk ban sepeda non tubeless ketika tertusuk sedikit makan angin akan langsung keluar. 4. Bisa dipakai pada tekanan udara rendah. Dengan tubeless kita tidak perlu khawatir ban dalam akan terjepit dan bocor pada tekanan udara rendah. Tekanan udara rendah pada ban sepeda akan membuat sepeda lebih nyaman dipakai, dan pada beberapa kondisi mengurangi tekanan ban sepeda bisa membuat sepeda lebih cepat. Ban sepeda tubeless Ban sepeda balap yang lebar Tren ban sepeda balap yang lebih lebar juga tanpa alasan, yaitu 1. Karet ban yang lebih lebar akan lebih menggigit pada saat tikungan 2. Meningkatkan volume udara, sehingga memungkinkan mengurangi tekanan udara di dalam ban. Lebar velg 13-15mm sudah jarang sekarang ini, kebanyakan memakai 17-21mm. Mungkin dirasa ban yang semakin lebar akan mengurangi aerodimanik sepeda, tetapi ban sepeda yang lebar dikombinasikan dengan ukuran ban yang lebar juga ditambah ketebalan velg yang lebih dalam deep section rim, tetap akan menjaga tingkat aerodinamis sepeda, sambil mengambil keuntungan ban dan roda sepeda yang lebar. deep rim section pada sepeda balap Untuk lebar ban sepeda, kebanyakan sudah memakai 25mm sampai 30mm, meninggalkan ukuran ban lama 23mm. Jadi, kalau mau membeli sepeda balap baru, sebaiknya pastikan lebar framenya masih bisa menampung ban dengan lebar 28mm, agar nantinya kita tidak kesusahan kalau harus mengganti dengan ban yang lebih lebar. 9. Groupset Sepeda Balap Groupset adalah kumpulan komponen penggerak dan rem sepeda, termasuk di dalamnya chainring, cassette, shifter, rantai dan rem. Pabrikan komponen sepeda biasanya membuat komponen-komponen di atas sudah menjadi satu kesatuan. Tujuannya adalah kompabiliti, kerja sama untuk menghasilkan performa yang baik. Tetapi bukan berarti mengganti satu dua komponen drivertrain tidak akan menghasilkan kinerja yang baik, tergantung pada kualitas dan kompabilitinya. Tidak semua komponen bisa kita ganti-ganti atau upgrade dengan mudah, ada spesifikasi-spesifikasi tertentu dan kompbalilitas yang membuat atau lebih komponen dapat bekerja sama dalam sebuah sistem. Groupset lebih menjamin performa yang baik, karena berasal dari satu pabrikan yang sudah melalui test dan riset. Tidak semua sepeda balap dirakit dengan satu groupset yang utuh, biasanya ada beberapa part yang diganti dengan merk lain, yang dirasa perlu oleh pabrikan sepeda. Tujuannya bisa agar harga lebih murah, lebih ringan, mengikuti karakter sepeda, stok barang , dan lain-lain. Tidak ada groupset yang lebih baik, pada groupset-groupset itu ada banyak level, kelas yang harganya berbeda. Groupset dengan level yang lebih tinggi harusnya performanya lebih bagus. Dan jika memilih komponen/groupset, usahakan memilih produk keluaran terbaru/terupdate, harganya mungkin sama dengan keluaran lama, tetapi sudah memakai teknologi dan desain yang paling baru. Shimano XTR M9100 Series Groupset Sepeda Gunung Untuk yang suka mengutak-atik sepeda, sebaiknya pilih groupset yang komponennya banyak dijual disini, sehingga tidak akan kesulitan ketika harus mengganti komponen. Ada banyak merk yang tersedia, tetapi 3 merk yang terbesar pada sepeda balap adalah Shimano, SRAM, dan Campagnolo. 1. Shimano Merk groupset sepeda terkemuka asal Jepang, yang tidak hanya memproduksi komponen sepeda tetapi juga alat pancing. Komponen dan groupset Shimano paling banyak ditemui di Indonesia. 2. SRAM SRAM adalah perusahaan Amerika yang juga merupakan subsidiaries untuk merk komponen sepeda lain seperti RockShox, Avid, Truvativ, Zipp, Quarq, dan Sachs. Komponen dan groupset SRAM tidak banyak dipakai pada sepeda balap lokal. Untuk beberapa komponen, SRAM dan Shimano saling kompatibel, bisa ditukar-tukar antara komponennya. 3. Campagnolo Campagnolo adalah perusahaan asal Itali, membuat produk yang ekslusif, tidak kompatible dengan produk Shimano dan SRAM, Campagnolo memiliki kelasnya sendiri. Tidak ada produk sepeda balap lokal yang memakai komponen dan groupset Campagnolo. Hirarki groupset sepeda balap, sebagai perbandingan level pada merk Shimano-SRAM-Campagnolo Shimano SRAM Campagnolo Basic Claris Entry Sora Apex Mid Range Tiagra Rival Veloce 105 Centaur Enthusiast Ultegra Force Chorus Athena Race Ultegra Di2 Red Record DuraAce Super Record Elite DuraAce Di2 Red Etap Record EPS Super Record EPS Di2, Etap, EPS adalah sistem shifting elekronik wireless. Merk Sepeda balap Untuk merk sepeda balap, merk-merk lokal tidak kalah berkualitasnya dengan merk luar. Dan tidak sedikit sepeda balap buatan lokal yang diekspor ke luar negeri. Harga memang menentukan kualitas, untuk yang kelebihan uang bisa membeli sepeda import. Sepeda import yang masuk kesini biasanya sudah overpriced, karena biaya shipping/handling ditambah pajak membuat harga jual sepeda import sudah membengkak jauh dari harga aslinya disana. Merk-merk sepeda lokal Polygon, United, Thrill, Pacific, dll. Merk-merk sepeda import Specialized, Canyon, Merida, Trek, Orbea, dll. Rekomendasi Sepeda Balap Berikut ini beberapa rekomendasi sepeda berdasarkan rentang harganya Sepeda balap di bawah 5 juta – Thrill Enthral – United Inertia 8 Sepeda balap di bawah 10 juta – Polygon Strattos S4 2019 – Pacific Primum – Thrill Enthral Sepeda balap di atas 20 juta – Polygon Helios LT9X Etap – United Sterling Pro 9 – Pacific Primum Untuk membandingkan sepeda-sepeda tersebut, bandingkan di halaman Perbandingan Sepeda. Disitu juga bisa untuk mencari sepeda berdasarkan harga, merk, dan lainnya, setelah itu bisa membandingkan harga, spesifikasi, dan bentuk antara sepeda tersebut. Untuk pembelian sepeda pertama atau bagi yang belum sering memakai sepeda balap, sebaiknya mencoba dulu sepedanya, atau datang langsung ke toko sepeda. Sehingga bisa merasakan ualitas dan mencoba langsung sepeda tersebut. Harga sepeda lebih murah kalau membeli online daripada harga di toko sepeda. Tetapi kalau beli toko sepeda, bisa sekalian disetel dan disetting sepeda untuk posisi ideal kita, dan pengencangan baut-baut dan komponen lainnya, sehingga kita tinggal pakai saja. Review Sepeda Balap Berikut review-review sepeda balap yang ada disini Review Sepeda Balap Pacific Primum Review Sepeda balap United Sygma Review sepeda balap Polygon Strattos S4 Review Sepeda Balap Thrill Ardent Review Sepeda Balap Perempuan Polygon Divine R5 – R7

tekanan ban sepeda road bike